Kehidupan Suatu Pelayaran

“Dunia ini umpama lautan yg luas. Kita adalah kapal yg belayar di lautan. Telah banyak kapal karam di dalamnya. Andai muatan kita adalah iman, dan layarnya adalah takwa, nescaya kita akan selamat dari tersesat di lautan hidup ini.”

Mabuk Dalam Cinta Terhadap ALLAH

Posted by layarkehidupan on May 2, 2010

Dikisahkan dalam sebuah kitab karangan Imam Al-Ghazali bahawa pada suatu hari Nabi Isa a.s berjalan di hadapan seorang pemuda yang sedang menyiram air di kebun. Bila pemuda yang sedang menyiram air itu melihat kepada Nabi Isa a.s berada di hadapannya maka dia pun berkata, “Wahai Nabi Isa a.s, kamu mintalah dari Tuhanmu agar Dia memberi kepadaku seberat semut Jarrah cintaku kepada-Nya.”
Berkata Nabi Isa a.s, “Wahai saudaraku, kamu tidak akan terdaya untuk seberat Jarrah itu.”

Berkata pemuda itu lagi, “Wahai Isa a.s, kalau aku tidak terdaya untuk satu Jarrah, maka kamu mintalah untukku setengah berat Jarrah.”

Oleh kerana keinginan pemuda itu untuk mendapatkan kecintaannya kepada Allah, maka Nabi Isa a.s pun berdoa, “Ya Tuhanku, berikanlah dia setengah berat Jarrah cintanya kepada-Mu.” Setelah Nabi Isa a.s berdoa maka beliau pun berlalu dari situ.

Selang beberapa lama Nabi Isa a.s datang lagi ke tempat pemuda yang memintanya berdoa, tetapi Nabi Isa a.s tidak dapat berjumpa dengan pemuda itu. Maka Nabi Isa a.s pun bertanya kepada orang yang lalu-lalang di tempat tersebut, dan berkata kepada salah seorang yang berada di situ bahawa pemuda itu telah gila dan kini berada di atas gunung.
Read the rest of this entry »

Posted in Aqidah, Kehidupan, Motivasi, Syariah/Feqah, Tasawwuf/Akhlak | Leave a Comment »

Pesan Terakhir : As-Syahid Imam Hasan Al-Banna (Siri 1)

Posted by layarkehidupan on April 18, 2010

Wahai MUJAHID DAKWAH!
Puluhan tahun lamanya, pendengaran, pergaulan, ketekunan, kegiatan berjuang, kerana jerih payah dan
pembantingan tulang yang tiada hentinya, engkau telah kaya dengan pengalaman.
Engkau sekarang telah jadi.
Engkau telah memiliki pengertian dan ukuran, engkau telah turut menentukan jarum sejarah seperti orang
lam.
Engkau telah sampai pula ke batas sejarah, kini dan nanti.
Engkau telah memenuhi hidupmu dengan tekun dan sungguh, ikut memikul yang berat menjinjing yang
ringan, membawa batubata untuk membangun gedung Ummat ini.
Engkau tebus semua itu dengan cucuran keringat dan airmata, kesengsaraan dan penderitaan.
Kawan hidupmu yang menyertaimu dalam segala suka dan duka, telah tak ada lagi.
Ia tak sempat menghantarmu sampai ke batas perhentian. Tengah jalan dia pulang, dan engkau
ditingga]kannya di daerah kesepian.
Di atas kuburnya telah tumbuh rumput, daunnya subur menghijau.
Bunga suci aku lihat tumbuh pula di atas pusara sepi itu.
Tangan siapa gerangan yang menanamnya, aku tak tahu.
Biarkan dia tumbuh menjadi. Akan tiba juga masanya bunga suci itu mekar-mengumtum.
Eva dan Sofia akan memetik dia kelak, akan mempersunting dia penghias sanggulnya.
Sudikah engkau menulis nisan-kenangan di atas kuburnya, sebagai tanda pembalas jasa, kerana dialah tolan
penolong engkau di medan bakti?

Madrasah Tarbiyyah Hasan Al-Banna, oleh Yusuf Al-Qardhawiy

Posted in Da'wah, Fikrah & Harakah, Ilmu Islam, Motivasi | Leave a Comment »

Rasulullah S.A.W Dan Pengemis Yahudi Buta

Posted by layarkehidupan on April 5, 2010

Di sudut pasar Madinah Al-Munawarah seorang pengemis Yahudi buta hari demi hari apabila ada orang yang mendekatinya ia selalu berkata “Wahai saudaraku jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya kalian akan dipengaruhinya”. Setiap pagi Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawa makanan, dan tanpa berkata sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapi makanan yang dibawanya kepada pengemis itu walaupun pengemis itu selalu berpesan agar tidak mendekati orang yang bernama Muhammad. Rasulullah SAW melakukannya hingga menjelang Beliau SAW wafat. Setelah kewafatan Rasulullah tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu.

Suatu hari Abubakar r.a berkunjung ke rumah anaknya Aisyah r.ha. Beliau bertanya kepada anaknya, “anakku adakah sunnah kekasihku yang belum aku kerjakan”, Aisyah r.ha menjawab pertanyaan ayahnya, “Wahai ayah engkau adalah seorang ahli sunnah hampir tidak ada satu sunnah pun yang belum ayah lakukan kecuali satu sunnah saja”. “Apakah Itu?”, tanya Abubakar r.a. Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang berada di sana”, kata Aisyah r.ha.
Read the rest of this entry »

Posted in Da'wah, Motivasi, Sirah Nabawiyyah | Leave a Comment »

Kesucian Diri Bakal Suami Isteri Menjamin Keberkatan

Posted by layarkehidupan on February 13, 2010

ِبِسۡمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Semoga Allah menunjukki kita jalan kebenaran. Semoga kita sentiasa didalam limpahan Nur RahmatNya. Semoga Kita tidak mati melainkan didalam Iman dan Islam.

Kesucian adalah asas bagi segala kebaikan. Sementara kekotoran membawa kepada kerosakan.Kita ingin membawa pembaca budiman mengenal fitrah diri….kesucian yang menjadi asas perjalanan ke arah hidup yang selamat dan bahagia. Benih yang baik yang ditanam ditanah yang bersih akan menghasilkan pohon yang subur, kuat dan memberi hasil yang lumayan serta menaungi si penanamnya.

Apa yang kita maksudkan dengan kesucian adalah mereka yang berpegang teguh dengan agama, yang menjaga kehormatan dirinya. Mereka yang sentiasa bertaubat dan tetap mengerjakan segala perintah Allah Ta’ala dan menjauhi larangannya. Mereka2 yang bakal mendirikan rumahtangga wajib memberi perhatian kepada yang bakal menjadi pasangan hidupnya. (Ibubapa yang mencari pasangan untuk anak2 mereka wajib memberi tumpuan pemilihan berdasarkan agama melebihi asas2 yang lain):
Read the rest of this entry »

Posted in Baitul Muslim, Da'wah, Kehidupan | 5 Comments »

Islam Dan Jahiliyyah (Siri 1)

Posted by layarkehidupan on February 4, 2010

PERHUBUNGAN ANTARA PENDIRIAN DAN TINDAK-LAKU


Manusia menghadapi berbagai permasalahan dalam kehidupannya, tetapi ia tidak dapat menguasai permasalahan-permasalahan tersebut dengan baik kecuali setelah ia membuat suatu pendirian terhadap tabiat atau keadaan sebenar permasalahan itu dan hubungannya dengan permasalahan itu. Sama ada benar atau salah, suatu pendirian mesti dibuat terhadap semua permasalahan. Selagi pendirian ini belum dibuat, tidak ada seorang manusia pun boleh membuat keputusan tentang tindak laku yang ia patut ambil terhadap sesuatu permasalahan. Ini adalah suatu pengalaman yang menjadi sebahagian dari kehidupan seharian anda.

Apabila anda bertemu dengan seseorang, anda perlu mengetahui: Siapakah dia? Apakah kedudukan dan statusnya dalam kehidupan? Apakah ciri-ciri peribadinya? Apakah bentuk perhubungan yang wujud di antara dia dan anda? Read the rest of this entry »

Posted in Aqidah, Ideologi, Ilmu Islam | Leave a Comment »

Pentingnya Mengenal Allah

Posted by layarkehidupan on February 4, 2010

Read the rest of this entry »

Posted in Aqidah, Da'wah | Leave a Comment »

Sembilan Aspek Pendidikan Bagi Muslim Unggulan

Posted by layarkehidupan on January 31, 2010

Tak ada guru sehebat Nabi Muhammad Shalallaahu ‘alaihi wa sallam, dan tak ada murid sehebat para shahabat Radhiallaahu ‘anhum. Ummat ini tidak akan menjadi baik kecuali dengan apa yang telah membuat baik generasi pertamanya itu. Nabi sebagai guru terbaik tidak berkata-kata, bersikap, dan bertindak kecuali dengan bimbingan dari Allah Subhaanahu wa ta’ala. Sedangkan para shahabat mengisi hari-harinya selama lebih 20 tahun dengan semua keteladanan gurunya itu secara kreatif dan independen.

Berbagai usaha dilakukan para ulama dari berbagai zaman untuk menggali dan merumuskan manhaj Rasulullah serta tahap-tahapnya mendidik Muslimin generasi pertama menjadi manusia-manusia unggulan sepanjang masa. Di antara para ulama agung itu adalah Ibnu Qayyim al-Jauziyah (lahir di Damaskus 691H). Hasan bin Ali Hasan al-Hijazy merangkum pemikiran Ibnu Qayyim yang tersebar itu dalam sebuah disertasi doktornya di Fakultas Ilmu-ilmu Sosial jurusan Tarbiyah Universitas Imam Muhammad bin Su’ud, Arab Saudi (Manhaj Tarbiyah Ibnu Qayyim, penerbit al-Kautsar, Jakarta, Pebruari 2001).

Di bawah ini adalah tips melaksanakan 9 jenis tarbiyah yang digali Ibnu Qayyim rangkuman Dr Hasan al-Hijazy itu.
Read the rest of this entry »

Posted in Ilmu Islam, Tarbiyah | Leave a Comment »

JENAZAH BERUBAH MENJADI BABI HUTAN

Posted by layarkehidupan on January 30, 2010

Seorang anak mendatangi Rasulullah sambil menangis. Peristiwa itu sangat mengharukan Rasulullah S.A.W yang sedang duduk bersama-sama sahabat yang lain.

“Mengapa engkau menangis wahai anakku?” tanya Rasulullah. “Ayahku telah meninggal tetapi tiada seorang pun yang datang melawat. Aku tidak mempunyai kain kafan, siapa yang akan memakamkan ayahku dan siapa pula yang akan memandikannya?” Tanya anak itu.
Segeralah Rasulullah memerintahkan Abu Bakar dan Umar untuk menjenguk jenazah itu. Betapa terperanjatnya Abu Bakar dan Umar, mayat itu berubah menjadi seekor babi hutan. Kedua sahabat itu lalu segera kembali melapor kepada Rasulullah S.A.W.

Maka datanglah sendiri Rasulullah S.A.W ke rumah anak itu. Didoakan kepada Allah sehingga babi hutan itu kembali berubah menjadi jenazah manusia. Kemudian Nabi menyembahyangkannya dan meminta sahabat untuk memakamkannya. Betapa hairannya para sahabat, ketika jenazah itu akan dimakamkan berubah kembali menjadi babi hutan.

Melihat kejadian itu, Rasulullah menanyakan anak itu apa yang dikerjakan oleh ayahnya selama hidupnya.
“Ayahku tidak pernah mengerjakan solat selama hidupnya,” jawab anak itu. Kemudian Rasulullah bersabda kepada para sahabatnya, “Para sahabat, lihatlah sendiri. Begitulah akibatnya bila orang meninggalkan solat selama hidupnya. Ia akan menjadi babi hutan di hari kiamat.”

Posted in 1 | 3 Comments »

Hakikat Syukur

Posted by layarkehidupan on January 17, 2010

Kalau kita perhatikan hidup manusia ini dengan telliti, kita akan dapati manuisa ini sedikit pun tidak terlepas dari diuji. Manusia diuji dengan ujian kesusahan ataupun ujian nikmat yang silih berganti datangnya. Kemudian manusia diminta bersabar dalam menerima kesusahan serta bersyukur dalam menerima nikmat. Kalau kedua-dua perkara ini manusia tidak mahu lakukan, ALLAH SWT ada berfirman di dalam Hadis Qudsi yang maksudnya:

” Kalau Aku uji kamu dengan kesusahan, kamu tidak mahu bersabar, dan kalau Aku uji kamu dengan nikmat, kamu tidak mahu bersyukur, maka nyahlah kamu dari bumi dan langit ALLAH ini dan pergilah cari Tuhan yang lain.”

Jadi, pada hakikatnya, apa sahaja pergolakan dan perubahan yang berlaku dalam hidup manusia ini, ia hanya mempunyai 2 sifat atau 2 bentuk. Sama ada ia ujian kesusahan atau ujian nikmat. Atas kedua-dua ujian ini, hati kita perlu menerimanya dengan betul, iaitu bersabar apabila menerima kesusahan dan bersyukur dalam menerima nikmat.Di antara kedua-dua tuntutan ini, sekali imbas kita lihat, bersabar itu lebih susah dan lebih berat untuk dipraktikkan. Ini kerana dalam bersabar, hati manusia perlu melalui kesusahan, keresahan, tekanan dan penderitaan. Emosi, fikiran dan ketenangan jiwa terganggu. Kebahagiaan hilang. Bersyukur pula, pada sekali imbas nampak lebih senang dan mudah kerana hati manuisa berada dalam keadaan tenang dan gembira: tidak ada tekanan dan penderitaan.
Read the rest of this entry »

Posted in Kehidupan, Motivasi, Tasawwuf/Akhlak | Leave a Comment »

Seminar Dinamika Dakwah Mahasiswa

Posted by layarkehidupan on January 17, 2010

Seminar Dinamika Dakwah Mahasiswa
Tarikh : 23 Januari 2010 | Sabtu
Masa : 8.00 pagi-5.30 petang
Tempat : Undercroft, Universiti Teknologi Petronas (UTP), Tronoh, Perak
Bayaran : RM 15.00

Tentatif Seminar
8.00 pagi Pendaftaran
8.30 pagi Kata Alu-aluan Pengerusi Majlis dan Taklimat Seminar
9.00 pagi Kertas Kerja 1 [Tajuk: Kepentingan Perbandingan Agama]
10.30 pagi Minum Pagi
11.00 pagi Kertas Kerja 2 [Tajuk: Sejarah Perkembangan Agama Kristian]
12.00 tgh hari Kertas Kerja 3 [Tajuk: Salahtanggapan Terhadap Agama Islam]
1.30 petang Solat Zohor & Makan Tengah Hari
2.30 petang Kertas Kerja 4 [Tajuk: Asas Kepercayaan Agama Kristian]
4.00 petang Bengkel Soal jawab
5.00 petang Ucapan Perasmian Penutupan Seminar
5.30 petang Solat Asar, Minum Petang dan Bersurai
Read the rest of this entry »

Posted in Da'wah | Leave a Comment »

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.