Kehidupan Suatu Pelayaran

“Dunia ini umpama lautan yg luas. Kita adalah kapal yg belayar di lautan. Telah banyak kapal karam di dalamnya. Andai muatan kita adalah iman, dan layarnya adalah takwa, nescaya kita akan selamat dari tersesat di lautan hidup ini.”

Pentingnya Mengenal Allah

Posted by layarkehidupan on February 4, 2010


1. Mengetahui Tujuan Hidupnya
Seorang yang mengenal Allah SWT (Ma’rifatullah) pasti akan tahu tujuan hidupnya,
tujuan mengapa ia diciptakan dan untuk apa ia berada di atas dunia ini. Oleh sebab itu
ia tidak akan tertipu oleb kemilaunya dunia, tidak akan terpedaya oleh harta benda
dunia. Sebaliknya, seseorang yang tidak mengenai Allah, tentu ia akan terpedaya dan
terpukau oleh indahnya dunia seperti diterangkan dalam firman Allah:
Hai golongan jin dan manusia, apakah belum datang kepadamu rasul-rasul dari
golongan kamu sendiri, yang menyampaikan kepadamu ayat-ayat-Ku dan memberi
peringatan kepadamu terhadap pertemuanmu dengan hari ini Mereka berkata:”Kami
menjadi saksi atas diri kami sendiri”, kehidupan dunia telah menipu mereka, dan
mereka menjadi saksi atas diri mereka sendiri, bahwa mereka adalah orang-orang
yang kafir. (QS. 6:130)
Pada gilirannya orang itu menghabiskan umurnya untuk mencari dunia, menikmatinya
bak binatang (QS. 47:12)

2. Merasakan Keluasan Hidup
Seorang yang mengenal Allah akan merasakan kehidupan yang lapang walau
bagaimanapun keadaannya. Seandainya ia seorang miskin ia akan sabar, sebab ia tahu
bahwa dibalik kehidupan fana ini ada kehidupan baqa (abadi), tempat kenikmatan.
Seandainya ia seorang kaya ia bersyukur, sebab harta yang ada padanya sekarang ini
hanyalah titipan Allah yang diamanatkan padanya.
Sabda Rasulullah, “Sungguh sangat menakjubkan urusan orang mukmin itu,
sesungguhnya seluruh urusannya baik dan hal yang demikian itu tidak terdapat pada
seorang pun kecuali hanya pada diri orang mukmin. Bila diberi nikmat ia bersyukur,
yang demikian itu baik baginya, dan bila ditimpa musibah ia bersabar, hal yang
demikian juga baik baginya ”. (HR. Muslim). Lain halnya seorang yang tidak
rnengenal Allah. ia akan merasakan kehidupan dunia ini sempit bagaimana pun
keadaannya. Firman Allah:
Dan barangsiapa yang berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya
penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat
dalam keadaan buta”. (QS. 20:124)

3. Berjalan Menuju Redha Allah
Seorang yang mengenal Allah akan selalu mengharap redha-Nya dalam setiap
perbuatannya, dalam perjalanan hidupnya ia tidak akan berbuat sesuatu kecuali bila
hal itu diredhai Allah SWT. Lain halnya dengan orang yang tidak mengenal Allah. Ia
berbuat berdasarkan kemauan syahwat dan kehendak hawa nafsunya. Jadilah hawa
nafsunya Tuhan selain Allah, yang memerintah dan melarangnya. Firman Allah:
Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai
Ilahnya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya? (QS. 25:43)

Aldakwah.org

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: