Kehidupan Suatu Pelayaran

“Dunia ini umpama lautan yg luas. Kita adalah kapal yg belayar di lautan. Telah banyak kapal karam di dalamnya. Andai muatan kita adalah iman, dan layarnya adalah takwa, nescaya kita akan selamat dari tersesat di lautan hidup ini.”

Archive for April, 2010

Pesan Terakhir : As-Syahid Imam Hasan Al-Banna (Siri 1)

Posted by layarkehidupan on April 18, 2010

Wahai MUJAHID DAKWAH!
Puluhan tahun lamanya, pendengaran, pergaulan, ketekunan, kegiatan berjuang, kerana jerih payah dan
pembantingan tulang yang tiada hentinya, engkau telah kaya dengan pengalaman.
Engkau sekarang telah jadi.
Engkau telah memiliki pengertian dan ukuran, engkau telah turut menentukan jarum sejarah seperti orang
lam.
Engkau telah sampai pula ke batas sejarah, kini dan nanti.
Engkau telah memenuhi hidupmu dengan tekun dan sungguh, ikut memikul yang berat menjinjing yang
ringan, membawa batubata untuk membangun gedung Ummat ini.
Engkau tebus semua itu dengan cucuran keringat dan airmata, kesengsaraan dan penderitaan.
Kawan hidupmu yang menyertaimu dalam segala suka dan duka, telah tak ada lagi.
Ia tak sempat menghantarmu sampai ke batas perhentian. Tengah jalan dia pulang, dan engkau
ditingga]kannya di daerah kesepian.
Di atas kuburnya telah tumbuh rumput, daunnya subur menghijau.
Bunga suci aku lihat tumbuh pula di atas pusara sepi itu.
Tangan siapa gerangan yang menanamnya, aku tak tahu.
Biarkan dia tumbuh menjadi. Akan tiba juga masanya bunga suci itu mekar-mengumtum.
Eva dan Sofia akan memetik dia kelak, akan mempersunting dia penghias sanggulnya.
Sudikah engkau menulis nisan-kenangan di atas kuburnya, sebagai tanda pembalas jasa, kerana dialah tolan
penolong engkau di medan bakti?

Madrasah Tarbiyyah Hasan Al-Banna, oleh Yusuf Al-Qardhawiy

Posted in Da'wah, Fikrah & Harakah, Ilmu Islam, Motivasi | Leave a Comment »

Rasulullah S.A.W Dan Pengemis Yahudi Buta

Posted by layarkehidupan on April 5, 2010

Di sudut pasar Madinah Al-Munawarah seorang pengemis Yahudi buta hari demi hari apabila ada orang yang mendekatinya ia selalu berkata “Wahai saudaraku jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya kalian akan dipengaruhinya”. Setiap pagi Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawa makanan, dan tanpa berkata sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapi makanan yang dibawanya kepada pengemis itu walaupun pengemis itu selalu berpesan agar tidak mendekati orang yang bernama Muhammad. Rasulullah SAW melakukannya hingga menjelang Beliau SAW wafat. Setelah kewafatan Rasulullah tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu.

Suatu hari Abubakar r.a berkunjung ke rumah anaknya Aisyah r.ha. Beliau bertanya kepada anaknya, “anakku adakah sunnah kekasihku yang belum aku kerjakan”, Aisyah r.ha menjawab pertanyaan ayahnya, “Wahai ayah engkau adalah seorang ahli sunnah hampir tidak ada satu sunnah pun yang belum ayah lakukan kecuali satu sunnah saja”. “Apakah Itu?”, tanya Abubakar r.a. Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang berada di sana”, kata Aisyah r.ha.
Read the rest of this entry »

Posted in Da'wah, Motivasi, Sirah Nabawiyyah | Leave a Comment »